Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

17th birthday

Petikan gitar kuharap mampu menyadarkanmu Engkau saat ini telah dewasa Tak terasa memang,namun engkau telah melewati masa anak-anak Ranjau kehidupan telah siap mencekalmu Upayakan dirimu untuk tetap tenang menghadapinya Supaya kau tak terjerumus kedalamnya Jadikan pengalamanmu di tahun sebelumnya sebagai guru Untaian kepahitan dapat kau jadikan tombak kesuksesan Lentera doaku akan menerangi setiap jalanmu Ingatlah bahwa kau tak sendirian Orang sekitarmu akan selalu siap menjagamu Walau engkau telah ditinggal ibumu Ia tetap akan mendoakan dirimu Lakukanlah yang terbaik sebagai balas jasanya Lantunkan doa untuknya setiap waktu Ketika kau merindukan belaian kasih sayangnya Engkau dapat mengenang masa lalu bersamanya Namun janganlah kau bersedih karenanya Selamnya ia tetap dihatimu

BIRTHDAY

Ini adalah hari yang istimewa Lima belas tahun engkau telah hadir dalam dunia Membawa sukacita disekitarmu Kini engkau telah beranjak dewasa Mulai berjalan menapaki kehidupan yang sesungguhnya Melewati rintangan yang menghadang di depanmu Walaupun engkau telah dewasa Janganlah melupakan orangtuamu Mereka yang telah membesarkanmu Dan menjagamu penuh cinta Tanpa mereka kau tak mungkin ada Meski terkadang kehendakmu tak sesuai dengan mereka Berjanjilah tetap mencintainya

Di balik itu diriku terlalu muda

Di balik kesunyianku,ada kesunyian lainnya Dan bagi dia yang tinggal disana Kesepianku adalah pasar yang ramai Dan keheninganku adalah berkecamuknya suara Diriku terlalu muda dan terlalu resaah untuk menvari kesunyianku Suara dari lembah jauh di sana masih terngiang di telingaku Dan bayangannya menghalangi jalanku Membuatku tak kuasa pergi Di balk bukit itu terdapat sebuah hutan rindang Dan bagi ia yang tinggal disana Kedamaianku bagaikan angina puyuh Dan kegembiraanku adalah sebuah ilusi Diriku terlalu muda dan terlalu liar untuk mencari hutan itu Amis darah masih melekat dibibirku Dan busur panah ayahku masih tergenggam Membuatku tak kuasa pergi Di luar diri yang menderita ini Hidup sosok diriku yang bebas Dan baginya mimpiku bagaikan pertempuran di senja hari Dan segala hasratkku hanyalah tulang yang berserakkan Diriku terlalu muda dan terlalu kejam Untuk menjadi diriku sendiri yang sebenarnya

Perkenalan

Di keramaian ini aku melihatmu Kau menarik perhatianku Gerakanmu seakan menghipnotisku Mata ini tak mau lepas menatapmu Engkau berbalik dan menatapku Seketika itu juga,dalam hatiku seperti ada kembang api yang meletup Kau tersenyum padaku Aku semakin tak mampu menyembunyikan perasaanku Kau berjalan mendekatiku Aku hanya mampu tersenyum kikuk Sulit bagiku untuk menyembunyikan rasa gemetar ini Tak kusangka ternyata kau mengajakku berkenalan Ini seperti mimpi seorang gadis yang bertemu pangerannya Akhirnya aku bisa mengendalikan diriku Dan kita saling berkenalan Aku semakin terpesona dengan dirimu Dengan caramu berbicara dan tersenyum Aku sangat senang bisa berkenalan denganmu Kuharap perkenalan ini akan membawa kita ketahap selanjutnya

Kesalahanku

Ketika aku membuka mataku Ku kira semuanya sudah selesai Kesakitan yang kualami sudah berhenti Dan aku tidak akan mengharapkanmu Namun aku salah Aku masih mengharapkanmu Dan menginginkan kisah kita yang lalu Aku terlalu bodoh Telah membuatmu terluka Dan membuatmu meninggalkanku sendirian Aku terlalu naif untuk itu Aku tahu aku yang telah membuat kesalahan Dan atas kesalahanku itu kau meninggalkanku Namun di dalam hatiku aku masih mencintaimu Andaikan aku mempunyai mesin waktu Untuk mengembalikanmu padaku Dan mengembalikan kisah kita Aku berjanji tidak akan melakukan kesalahan itu Aku tidak bisa tanpamu Kamu adalah sebagian dari diriku Aku tidak bisa melanjutkan hidupku kembali Karena kau adalah jiwaku