Aku dan kamu berkenalan dengan tidak kesengajaan,bertemu dengan ketidak tahuan,dekat dengan tidak ada maksud,mencintai dengan tidak sadar. Dan akhirnya aku dan kamu semakin sadar dengan cinta yang kita miliki. Entah mengapa aku merasa menjadi orang yang sangat berbahagia dan beruntung karena Tuhan telah mempertemukan kita dan mengizinkan kita untuk bersama untuk beberapa waktu ini. Dan aku berharap Tuhan pun mengizinkan kita untuk bersatu di atas altarNya yang kudus suatu saat nanti. Kamu memang tak setampan tokoh laki-laki bayanganku ketika aku membaca novel romantis. Tapi sifat dan sikapku selalu membuatku bahagia. Begitu gentleman dan maskulin. Setiap berdekatan denganmu, aku selalu merasa nyaman. Semua perasaan khawatirku, sedihku, sakitku seakan sirna oleh tatapan teduhmu, kata-kata tenangmu, dan senyummu yang selalu menggodaku. Bukan, bukan hanya sekali aku mengalami itu,tapi berkali-kali dan rasanya masih senyaman diawal. Bahkan semakin nyaman dengan bertambahnya hari. Saat ki...
Disini aku menumpahkan segala isi hatiku