Langsung ke konten utama

Postingan

Menjadi di antara

Menjadi di antara seakan paling banyak mendengarkan Menjadi di antara seakan dapat dijadikan tempat bergantung Menjadi di antara tapi bukan sebagai jembatan Menjadi di antara tapi bukan sebagai penghubung Menjadi di antara adalah hal yang paling menyebalkan Tidak dapat memihak dan tidak dapat dipihak Oleh siapa pun, dimana pun Menjadi di antara mungkin akan menyenangkan Bila bisa menjadi pihak yang dapat memecahkan  Bila bisa menjadi pihak yang dapat dimintai saran Oleh siapa pun, dimana pun Memang tidak semua orang bisa punya kesempatan yang sama Punya waktu dan kesempatan untuk merasakan menjadi di antara Hanya orang orang beruntung yang pastinya harus kuat dalam rasa Apalagi berada di antara yang cukup lama Karena menjadi di antara melelahkan, sangat menguras tenaga Seandainya bisa memilih Aku tak ingin menjadi di antara Aku tak ingin ada dua pihak yang menggantung padaku Aku tak ingin memilih kedua pihak itu Aku tak ingin dianggap sebagai tau semua Padahal tak ada yang bisa aku...
Postingan terbaru

Pengingat

Pagi ini aku menuliskan sebuah kisah yang telah lalu Kisah yang terjadi sebelum kita menyadari Namun kisah itu aku biarkan tak rampung Bukan karena kisah itu terlalu menyakitkan Atau karena kisah itu mengingatkanku padamu Kisah itu adalah kisah paling membahagiakan  Sekaligus paling menyedihkan yang kurasakan Kau pernah merasakan bahagia namun disatu sisi kau merasa takut? Kau pernah merasakan sedih namun disatu sisi kau merasa cukup tangguh? Atau kau pernah merasakan ingin pergi namun disatu sisi kau ingin bertahan? Atau bahkan kau pernah merasakan ingin kembali namun disatu sisi merasa tak mampu? Rumit? Memang Itulah aku Itulah kamu Itulah kisah kita Dan tulisan tadi pagi seakan menjadi pengingat Yang terlalu egois adalah aku Yang terlalu seenaknya adalah aku Meski ku mengutuk diri karena kau tak pernah kembali Namun yang ternyata sangat bersalah adalah diriku Aku selalu menutup mata dan melemparkan semua kesalahan padamu Aku selalu ragu dan akhirnya membuatmu tak nyaman hingga a...

Roll Coaster

Kali ini aku merasa keadaan sedang mempermainkan hatiku Mentang mentang hatiku sedang rapuh Banyak hal yang datang secara cepat dan tak terbayang Dan membuatkku hanya bisa bersimpuh Atau karena hatiku sedang rapuh dan larut dalam sedih mendalam Hingga banyak hal yang ku lihat hanya bagian yang kelam Atau memang kenyataannya aku sedang tak siap dipermainkan keadaan Yang semakin aku tak sanggup untuk menggenggamnya dalam tangan Semua terasa cepat Semua terasa sedih Semua terasa dalam Semua terasa sesak Tak ada yang bisa ku harapkan Tak ada yang bisa ku lepaskan Tak ada yang bisa ku rasakan Hanya ada rasa hati yang makin hari makin sesak Kebahagiaan, kesedihan,  Kesedihan, kebahagian Terus datang bergilir Terus datang secara cepat Tak bisakah hidupku berada di jalan yang rata Tak bisakah hidupku berada di air yang tenang Aku memerlukan waktu lebih untuk berfikir jernih Tak bisakah kebahagian dan kesedihan berjarak agak jauh Agar aku bisa benar-benar memikirkannya Agar aku bisa benar-b...

Jangan Berubah

Kita dengan cerita masing-masing Bertemu di satu titik perjalanan dan berjalan beriring Mencoba untuk saling membuka diri dan menahan ego dalam geming Banyak hal yang mungkin kau tak akan mengerti Bahkan ketika kau merasa cukup memahami diri ini Banyak hal diluar apa yang kau bayangkan dan pahami Bahkan ketika kau merasa selalu menemani diri ini Berkali ku meyakinkan diri bahwa dirimu sosok yang kubutuhkan Dengan segala kebahagian dan cara kita untuk menyelesaikan masalah  Meski banyak pikiran yang menghantui dan juga banyaknya ketakutan Aku selalu berbisik padamu "jangan berubah" Lalu kamu berubah menjadi sosok yang menakutkan sekali Senyum dan pelukanmu yang hangat menghilang bersama dengan terbitnya mentari Tak ada lagi bayangmu dalam ruang ini Hanya ruang hampa dan kosong yang ketemui pagi ini "Jangan berubah" "Tak akan, kita liat saja nanti" Kata-kata kini hanya sekedar kata Tanpa makna Tanpa cinta Hanya sebuah aksara Yang menceritakan dulu kita perna...

Mengertilah

Entah, Aku tak tau harus dimulai dari mana Sungguh aku tak menyangka kita akan dipertemukan seperti ini Kisah kita mungkin memang baru dimulai Tapi aku merasa seperti sudah mengenalmu sejak lama Seperti kita ini adalah teman lama yang kembali bersua Sungguh aku tak menyangka aku akan terpikat padamu seperti ini Dengan semua cerita yang saling kita bagikan di malam menjelang pagi Dengan apa yang kamu sebut sebagai benang frekuensi Dengan kata-kata manis melebihi manisnya gulali Sungguh aku tak menyangka aku akan merasakan hal ini kembali Kamu sungguh sudah membuka pintu hati yang kututup rapat rapi Aku fikir aku tak akan bisa merasa hal seperti ini lagi Namun nyatanya saat ini aku sedang duduk tersenyum sendiri Membaca ulang percakapan yang terjadi hari ini Sungguh aku tak menyangka apa yang akan terjadi kedepannya Tapi bolehkah aku menitipkan rasa harap kepadamu setidaknya saat ini aku sedang bahagia Tolong jangan pergi begitu saja meninggalkan aku yang terlalu ter...

Keputusasaanku

Ada rasa yang tak kunjung mati Meski waktu berjalan tak henti Ia tetap ada di hati Meski berulang kali tuk hilangi Kisah yang rumpang tak rampung Selalu menyisakan penasaran tak terbendung Andaikan semua bisa kembali di ulang Tentu akan meluruskan kisah yang bengkung Mengapa kau harus pergi meninggalkan Aku tak pandai tuk merelakan kehilangan Apalagi yang kulihat adalah dirimu menjauh melenggang Mengapa bayangmu di sampingku kian hilang Teram temaram lampu terganti dengan terang fajar yang terbit malu Senyap malam terganti dengan bising kendaraan yang menderu Mimpi-mimpi menggantung semalam mulai semangat tuk di jangkau Namun aku masih belum terbiasa dan terus mengenangmu dari aku yang masih belum bisa merelakanmu, Cinta SMA ku.. Mr. Right

Surat untuk Dia (2)

Untuk : seseorang yang dulu pernah ku cinta Ini adalah surat kedua untuk dia yang dulu pernah kucinta Tak perlu kau baca sebenarnya Ini adalah kisah tersedihku setelah ditinggal oleh dia Taukah kamu sehari setelah kamu mengatakan bahwa lebih baik kita berteman Aku masih berharap kamu akan datang ke rumahku Meminta maaf padaku dan kemudian kisah kita berjalan seperti biasa Namun nyatanya hal itu tak terjadi Taukah kamu dua hari setelah  kamu mengatakan bahwa lebih baik kita berteman Aku masih menunggumu namun tetap aku tak melihatmu berdiri di depan rumahku Kemudian aku melakukan hal gila sepanjang hidupku Aku mengejarmu, mengemis cinta padamu, menuliskan pesan singkat setiap waktu padamu Yang kemudian hanya kau baca tanpa kau balas sedikitpun Aku juga selalu menaruh sesuatu di depan rumahmu berharap kau menerimanya meskipun nyatanya kau sentuh saja tidak Dan itu terjadi hingga seminggu setelah kamu mengatakan bahwa lebih baik kita berteman Tau...