Kita semakin melepaskan genggaman
Kemudian saling menghempaskan badan
Jarak semakin jauh
Diri semakin asing
Bukan salah satu atau dua orang yang menjadi pemicu
Kita yang sama sama merasa tidak ada yang menggenggam
Kemudian sama sama menghempaskan badan
Dan kita baru tersadar bahwa kita sedang tertidur sendiri
Lalu kita mulai mencari dimana yang lain
Mengapa kita hanya sendiri dan kenapa
Kita saling menyalahkan yang lain
Seakan kita lupa bahwa kita juga melepaskan genggaman mereka
Siapa yang harus disalahkan?
Mereka yang memisahkan genggaman lalu menggenggam yang lain?
Atau mereka yang tertidur dan mengumpul menjadi satu lalu berteriak
mencari yang lain, namun tak mau digenggam?
Atau yang tertidur sendirian dan mulai menikmati mimpinya?
Komentar
Posting Komentar