Langsung ke konten utama

Genggaman

Kita semakin melepaskan genggaman
Kemudian saling menghempaskan badan
Jarak semakin jauh
Diri semakin asing

Bukan salah satu atau dua orang yang menjadi pemicu
Kita yang sama sama merasa tidak ada yang menggenggam
Kemudian sama sama menghempaskan badan
Dan kita baru tersadar bahwa kita sedang tertidur sendiri

Lalu kita mulai mencari dimana yang lain
Mengapa kita hanya sendiri dan kenapa
Kita saling menyalahkan yang lain
Seakan kita lupa bahwa kita juga melepaskan genggaman mereka

Siapa yang harus disalahkan?
Mereka yang memisahkan genggaman lalu menggenggam yang lain?
Atau mereka yang tertidur dan mengumpul menjadi satu lalu berteriak mencari yang lain, namun tak mau digenggam?

Atau yang tertidur sendirian dan mulai menikmati mimpinya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekelilingku

Kuberdiri di sudut menatap sekelilingku Kutatap satu demi satu Nampak semua orang terlihat sendu Terlihat raut muka mereka sedang memendam sesuatu Kuperhatikan lebih dekat lagi Ada rasa sakit yang teramat dalam pada matanya Seakan tak punya harapan hidup lagi Sungguh menyayat hati bagi yang melihatnya Aku ingin berteriak bertanya Meminta penjelasan yang sedang terjadi Namun aku tak dapat melakukannya Aku hanya duduk terdiam disini Ada apa dengan sekelilingku? Mengapa semuanya begitu? Aku tak tahu apa yang terjadi Aku hanya terdiam disini

TERIMAKASIH

Terimaksih Untuk semua kenangan Yang telah kau berikan Senyummu dan tawamu Akan menjadi kenangan terindah di hidupku Terimaksih Untuk senyummu nan mempesona mampu menghipnotis hati ini dan telah masuk ke dalam cinyaku Terimaksih untuk tawamu nan renyah yang mampu menidurkanku dalam fantasi cintamu Kini, Maafkan aku yang terlalu naif Yang ingin melepaskanmu pergi Karena ku tahu Kutak mampu menjagamu lagi

Entah

Entah mengapa perasaan itu telah menetap Kutak tahu kapan perasaan itu muncul Ku tak tahu bagaimana perasaan itu timbul Tapi kuyakin,perasaan itu ada sejak kita saling kenal Entahlah,kutak tahu apa artinya Yang kutahu,aku sangat bahagia Bahagia yang kurasa bukan sekedar itu Tapi perasaan nyaman dan tenang tiap kali melihatmu Apakah ini artinya cinta? Ohh..entahlah.. Kutak mengerti semua ini Mungkin akan terjawab suatu hari nanti

Menghilang

Semua yang ada seperti menghilang Hanya tertinggal sebuah kesunyian Hanya dia yang yang menemani diriku yang termenung Aku merasa sunyi kelam dan hening Dimanakah yang lain? Dimanakah orang-orang yang selalu bersamaku? Dimanakah hiruk pikuk canda tawa? Dimanakah hiruk pikuk teriakan? Aku hanya mampu terduduk dan meratapi itu semua Semua yang ada padaku seakan tak membekas Sudah ada yang tidak peduli padaku Semua berpaling dan meninggalkan aku Kemanakah semangat yang selalu kau berikan padaku? Mengapa kau tidak peduli padaku? Mengapa semua tak ada yang membantu aku? Mengapa semua menghilang?

Bersamamu

Bersamamu adalah kesempatan yang terhebat bagiku Kau mengajariku banyak hal yang sebelumnya tak terpikirkan olehku Kau yang mengajariku untuk selalu berusaha mencapai keberhasilan Kau yang mengajariku untuk selalu mencoba setiap kesempatan Bersamamu adalah kebanggaanku Karena kau yang selalu menjagaku Kau yang siap sedia mendengarkan keluh kesahku Dan juga tempat bersandar dalam setiap kesedihanku Bersamamu adalah kesenanganku Kau selalu menghiburku dari setiap masalah Kau tak pernah membiarkanku menangis Kau selalu membuatku tertawa Bersamamu aku merasa dicinta Bersamamu aku merasa yang terhebat Bersamamu aku akan terus bersamamu Karena bersamamu aku mencintaimu